Scroll untuk baca artikel
KulinerYogyakarta

Menikmati Bakmi Jawa Mbah Gito di Yogyakarta

2060
×

Menikmati Bakmi Jawa Mbah Gito di Yogyakarta

Sebarkan artikel ini

akuliburan.com – Menikmati liburan di Yogyakarta, tak ada salahnya Menikmati Bakmi Jawa Mbah Gito Yogyakarta. lokasi dan alamatnya di Jalan Nyi Ageng Nis Nomor 9, Rejowinangun, Kotagede, Kota yogya.

Warung Bakmi Mbah Gito Buka dari jam 11.00 sampai jam 21.00 wib, tempat ini hampir selalu padat pengunjung.

Adverstisement
Scroll Kebawah Untuk Lihat Konten

Begitu masuk, pengunjung akan disambut dengan interior ruangan yang unik khas tempo dulu. Warung Bakmi Jawa Mbah Gito nampak dihiasi dengan berbagai ornamen kayu. Kayu-kayu disusun berdiri layaknya tiang, tetapi tidak beraturan.

Pemiliknya adalah Sugito. Gito, sapaannya, menjelaskan awalnya kayu-kayu yang digunakan pada bangunan warung bakmi miliknya merupakan bekas kandang sapi.

“Ini asli kandang sapinya milik Mbah Gito. Kandangnya bukan di sini tapi di Gunungkidul. Di sana tidak dipakai jadi dibawa ke sini. Kayunya mayoritas dari desa, dari kandang sapi dan kebon,” jelasnya ditemui di Warung Bakmi Jawa Mbah Gito, Kamis (27/4).

Baca Lainnya  Pempek makanan khas Kota Palembang

Keunikan Warung Bakmi Jawa Mbah Gito

Warung makan Bakmi Mbah Gito ini lebih banyak menggunakan material dari bahan bekas. Tanpa meninggalkan ciri khas dari setiap material yang justru membuat warung ini semakin menarik.

Bekas pohon, bekas kandang sapi hingga bekas rumah reyot pun di pasang. Lalu bagaimana hasilnya? tentunya sangat menarik dan unik

Suasana tempo dulu di Warung Bakmi Jawa Mbah Gito semakin kental dengan tampilan para pegawainya yang mengenakan pakaian adat Jawa lurik. Ini sebagai salah satu wujud Gito dalam melestarikan budaya Jawa.

Gito terbilang bukan pemain baru dalam dunia kuliner di Jogjakarta utamanya bakmi Jawa. Dia telah merintis usaha kuliner bakmi Jawa sejak tahun 1970.

Baca Lainnya  Sarapan Pagi di SOTO Ayam Khas Semarang, Pak Man

Berkat ketekunan dan konsistensinya, Gito akhirnya berhasil mengembangkan usahanya sejak 2008 hingga saat ini. Puluhan karyawan juga telah dia berdayakan untuk membantu opersional warung bakmi Jawanya.

“Tapi buka tidak langsung laku. Jadi 2008 buka, 2013 baru laku. Lima tahun gali lubang tutup lubang. Terkadang yang datang hanya satu dua orang dan buka sampai jam 1 malam,” katanya.

Menu Andalan Warung Bakmi Jawa Mbah Gito

Aneka varian bakmi godok campur, bakmi godok kuning, godok bihun, bakmi campur goreng, bihun goreng, bakmi godok spesial, bakmi goreng spesial, magelangan godok, jadi andalan di antara menu lain. Selain itu, ada juga nasi goreng, kupat tahu, gado-gado, rica-rica ayam kampung, cap cay godok dan cap cay goreng. Gito menuturkan menu paling laris di warungnya adalah bakmi Jawa goreng dan godog. Selain itu ada juga menu-menu lainnya seperti capcay, rica-rica, hingga nasi goreng.

Baca Lainnya  Pusat Culinary Malam di Palembang, Lorong Basah Culinary
Bakmi Jawa Mbah Gito (Photo by akuliburan.com/khoirulmutaqin)

Untuk mempertahankan cita rasanya, Gito konsisten menggunakan telur bebek dan suwiran ayam kampung sebagai campuran. Uniknya lagi menu nasi goreng juga menggunakan campuran nasi merah.

Bakmi yang disajikan memiliki tingkat kematangan yang pas. Sementara dari bumbu juga terbilang kuat, campuran antara cita rasa gurih asin dan sedikit manis. Dia mengaku mengetahui Bakmi Mbah Gito dari rekomendasi teman-temannya dan dari media sosial.

“Rasanya enak banget. apalagi ada acar, rawit. Suasananya saya senang. Dari awal datang sudah minta difoto karena ini unik. Tidak tempat lain yang seperti ini. Ada tulisan-tulisan yang menarik,” katanya.